KEBUDAYAAN KEPULAUAN RIAU
Provinsi Kepulauan Riau merupakan provinsi ke-32 di
Indonesia yang mencakup Kota Tanjung Pinang, Kota Batam, Kabupaten Bintan,
Kabupaten Karimun, Kabupaten Natuna, Kabupaten Kepulauan Anambas dan Kabupaten
Lingga. Terbentuknya provinsi ini berdasarkan Undang-undang Nomor 25 tahun
2002.
Sekarang, Kota Tanjung Pinang merupakan pusat kebudayaan
Melayu, karena hingga saat ini melayu masih kental dalam kehidupan sehari-hari
masyarakatnya. Seperti Gurindam 12 yang diciptakan oleh Raja Ali Haji
mengangakt citra negeri ini bahkan tersohor keseluruh negeri. Begitu juga
dengan julukan “kota gurindam negeri pantun” yang hingga saat ini masyarakatnya
tidak pernah lupa akan sejarah dan budaya Melayu. Provinsi ini juga kaya akan
keanekaragaman budayanya.
Tarian Tradisional Riau
- Tari Mekan Sirih
Tarian ini biasanya di pertunjukan pada saat ada acara-acara besar untuk menyambut para tamu. Tari ini disebut juga Tari Persembahan Tamu. Tarian ini melambangkan sifat orang Melayu yang sangat menghargai hubungan persahabatan dan kekerabatan.
- Tari Melemang
Tarian Melemang bermula di Kerajaan Bentan dan diperkirakan sudah ada sejak abad ke 12. Tarian ini menceritakan tentang kehidupan di kerajaan dengan memadukan unsur tari, musik, dan nyanyian. Tarian ini dipentaskan oleh 14 orang dengan peranya masing-masing.
- Tari Makyong
Tarian Makyong diperkirakan sudah ada sejak satu abad yang lalu dan biasanya dipentaskan di sawah selepas panen padi. Tarian ini diperankan oleh penari topeng dan diiringi oleh alat musik tradisional.
- Tari Zapin
Tarian yang satu ini telah lama berkembang di berbagai daerah di Indonesia. Tarian ini dipengaruhi oleh budaya arab dan sarat kandungan agama dan tata nilai. Tari Zapin biasanya hanya dilakukan oleh laki-laki saja, tetapi dengan perkembangan zaman perempuan pun juga mengikuti tarian ini.
- Tarian Zapin Maharani
Tarian Zapin Maharani berasal dari Kecamatan Pelalawan Kabupaten Pelalawan. Tarian ini mengisahkan tentang kisah cinta sepasang muda mudi di Desa Kuala Tolam.
- Tari Joged Lambak
Joged Lambak terkenal sangat kental dengan Melayunya. Tarianya yang lemah gemulai dengan lagu-lagu Melayu seperti Serampang Laut, Tanjung Katung, dan Anak Kala.
- Tarian Tandak Sedati
Tarian ini sangatlah menyenangkan karena menjadi media silaturahmi antar masyarakat dan tempat bertemunya pemuda pemudi antar kampung. Tarian ini adalah gabungan dari seni tari dan sastra dan dipentasakan pada malam hari.
- Tari Suku Melaut Teluk Meranti
Tarian
yang berpijak pada tradisi masyarakat di Kabupaten Pelalawan, khususnya Suku
Laut di Kecamatan Teluk Meranti yang biasa menggunakan Ambong sebagai alat
untuk mengumpulkan dan membawa Niau (Kelapa). Pada garapan tari ini digambarkan
bahwa ambong sebagai properti tari dapat dimainkan juga sesuai dengan kebiasaan
masyarakat memperlakukan ambong itu. Ambong dipikul, ambong dijunjung, ambong
dihentak, ambong digoyang, ambong digegar, ambong ditungkup.
- Tari Manggar
Tari Manggar menceritakan mengenai Sejarah Kota Pekanbaru,
yaitu ditemukannya sebuah Kota yang bernama Sena yang kini dikenal dengan nama
Senapelan.
- Tari Gamelan
Tarian klasik ini mula di kesan di empayar Riau dan Lingga
dalam kurun ke-17.Ia mula di persembahkan buat pertama kali di khalayak ramai
di Pekan Pahang dalam tahun 1811 dalam upacara persandingan Tengku Hussain,
putera kepada Sultan Abdul Rahman yang memerintah Lingga, dengan Wan Esah yakni
adik perempuan kepada Bendahara Ali dari Pahang. Ianya mula di perkenalkan di
Terengganu selepas Tengku Mariam iaitu seorang puteri di Pahang, mengahwini
Tengku Sulaiman yakni putera kepada Tengku Zainal Abidin dari Terengganu.
Tarian ini yang mana di persembahkan secara eksklusif oleh penari wanita boleh di pentaskan secara dalaman ataupun persembahan terbuka.Elemen Jawa boleh di lihat dari segi seni tarian tersebut. Secara estetikanya, tarian ini adalah sangat cantik dan merupakan bentuk tarian yang paling kaya dari segi jenisnya dalam kebanyakan kostum tarian Melayu.
Tarian ini yang mana di persembahkan secara eksklusif oleh penari wanita boleh di pentaskan secara dalaman ataupun persembahan terbuka.Elemen Jawa boleh di lihat dari segi seni tarian tersebut. Secara estetikanya, tarian ini adalah sangat cantik dan merupakan bentuk tarian yang paling kaya dari segi jenisnya dalam kebanyakan kostum tarian Melayu.








Comments
Post a Comment